
SMANKEL NEWS- Kelubagolit, Flores Timur – Momentum penting dalam perjalanan pendidikan di SMA Negeri Kelubagolit terjadi pada Rabu, 29 April 2026, dengan dilaksanakannya penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepala Sekolah definitif oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah IV Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rofinus Laga Lamawato. Kegiatan ini berlangsung khidmat di lingkungan SMA Negeri Kelubagolit dan disambut antusias oleh seluruh undangan yang hadir.
Turut hadir dalam rombongan Cabang Dinas antara lain Korwas Dikmen dan Diksus Kabupaten Flores Timur, Wakil Ketua MKKS SMA dan SLB Kabupaten Flores Timur, Ketua MKKS SMK Kabupaten Flores Timur, Ketua MKKS Rayon Adonara, serta para kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan seperti SMAK San Dominggo Hokeng, SMKN 1 Larantuka, SMA Negeri 1 Solor Barat, SMA Negeri 1 Adonara Timur, SMA Negeri 1 Adonara Tengah, SMA Negeri 1 Adonara, dan SMK Negeri Witihama.
Dari pihak sekolah, kegiatan ini dihadiri oleh Komite Sekolah beserta anggota, Kepala Desa Hinga, Kepala Desa Keluwain, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat Kecamatan Kelubagolit, yang menunjukkan dukungan kuat dari seluruh elemen masyarakat terhadap kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Rafael Kelake selaku perwakilan Komite Sekolah menyampaikan rasa syukur dan haru atas penantian panjang masyarakat yang akhirnya terjawab dengan hadirnya kepala sekolah definitif. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada Alfonsus Liguori Rianghepat sebagai Kepala SMA Negeri Kelubagolit. Rafael berharap sinergi antara sekolah dan masyarakat yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Sementara itu, Korwas Dikmen dan Diksus Kabupaten Flores Timur, Elfridus Sutomo Bernamang, dalam arahannya menegaskan bahwa kehadiran kepala sekolah definitif menjadi titik balik penting bagi sekolah. “Kini SMA Negeri Kelubagolit telah memiliki ‘nakhoda’ tetap. Tidak ada lagi keraguan dalam mengambil kebijakan strategis. Ini saatnya melakukan akselerasi dan membawa sekolah ini terbang lebih tinggi,” tegasnya.
Kepala SMA Negeri Kelubagolit yang baru, Alfonsus Liguori Rianghepat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyerahan SK ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, profesional, dan sosial. Ia menyatakan komitmennya untuk bekerja sungguh-sungguh demi peningkatan mutu pendidikan di sekolah tersebut.
“Saya mengajak kita semua untuk berjalan bersama, bergandengan tangan, dan saling mendukung demi mewujudkan SMA Negeri Kelubagolit yang unggul, berkarakter, disiplin, dan berprestasi,” ujarnya. Ia juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme serta mengingatkan para siswa agar tetap semangat belajar dan menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin dan hormat.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Wilayah IV, Rofinus Laga Lamawato, menegaskan bahwa penyerahan SK definitif bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepercayaan dan mandat besar. Ia berpesan agar kepala sekolah yang baru mampu menjadi pemimpin yang inspiratif, bukan sekadar manajer.
“Kepemimpinan adalah pelayanan. Jabatan ini bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Saya juga berharap adanya inovasi dalam penerapan Kurikulum Merdeka yang berpadu dengan kearifan lokal Lamaholot, sehingga melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter,” ungkapnya.
Ia juga mengajak para guru, tenaga kependidikan, komite, dan masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada kepala sekolah yang baru. Menurutnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh pemimpinnya, tetapi juga oleh kekompakan seluruh elemen yang ada di dalamnya.
Acara penyerahan SK ini menjadi tonggak awal bagi SMA Negeri Kelubagolit untuk melangkah lebih maju, dengan harapan mampu melahirkan generasi emas yang siap bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.(Liputan Alfons Rianghepat)



